EKUMENISME AKAR RUMPUT

PERSEPSI UMAT KRISTEN INDONESIA TERHADAP PRAKTIK DOA KARISMATIK LINTAS DENOMINASI

  • Silvana Natalia Nainggolan Sekolah Tinggi Pastoral Santo Bonaventura KAM, Medan
  • Martin Dendo Ngara Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta
Kata Kunci: Gerakan Karismatik, Ekumenisme, Katolik, Protestan, Spiritualitas Kristen, Indonesia

Abstrak

 Gerakan doa karismatik telah menjadi bagian penting dari kehidupan rohani umat Kristen di Indonesia sejak akhir abad ke-20. Praktik ini memicu perdebatan tentang kesesuaiannya dengan ajaran denominasi gereja serta dampaknya terhadap upaya ekumenisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana gerakan doa karismatik mempengaruhi hubungan lintas denominasi antara Gereja Katolik dan Protestan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan survei kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring (Google Form) dari 472 responden yang berasal dari berbagai denominasi gereja di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (68%) mendukung gerakan doa karismatik, dan 61,6% melihatnya sebagai potensi jembatan ekumenis. Namun, penolakan dan kekhawatiran juga muncul, terutama terkait kebingungan ajaran teologis (45,3%) dan ketidaksesuaian liturgis (33,3%). Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada bukti empiris mengenai persepsi umat Kristen lintas denominasi terhadap gerakan doa karismatik dan relevansinya bagi pengembangan ekumenisme di Indonesia. Penelitian ini mengungkap spektrum sikap umat dari penerimaan penuh hingga penolakan serta faktor-faktor penentu kesatuan seperti sinergi kepemimpinan gereja dan partisipasi umat. Temuan ini memberikan rekomendasi praktis bagi dialog lintas denominasi di Indonesia.

Referensi

Akka, Y., & Devisa, O. (2023). Penerapan Kepemimpinan Karismatik Dalam Meningkatkan Spiritualitas Pemuda GPSDI Jemaat Gratia Pattengko Kecamatan Tomoni Timur. Skenoo : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 3(1), 13–26. https://doi.org/10.55649/skenoo.v3i1.44

Anderson, A. (2013). An introduction to Pentecostalism: Global charismatic Christianity (2nd ed.). Cambridge University Press.

Bell, C. (1992). Ritual theory, ritual practice. Oxford University Press.

Hocken, P. (2011). The ecumenical significance of the charismatic movement. Transformation: An International Journal of Holistic Mission Studies, 28(4), 235–247.

Ingalls, M. M. (2018). Singing the congregation: How contemporary worship music forms evangelical community. Oxford University Press.

Jehaut, R. (2022). Membedah Diskursus Sinodalitas Paus Fransiskus dan Relevansinya terhadap Kehidupan Menggereja di Indonesia. Jurnal Ledalero, 21(1), 105. https://doi.org/10.31385/jl.v21i1.284.105-120

Kärkkäinen, V.-M. (2018). Pneumatologies in systematic theology. Bloomsbury Academic.

Milano Wibowo, D. (2024). Spiritualitas Pentakosta Berdasarkan Perspektif Liturgi Katolik. Jurnal Pentakosta Indonesia, 4(1), 15–32.

Numally, J. C., & Bernstein, I. H. (1994). Psychometric theory (3rd ed.). McGraw-Hill.

Robeck, C. M. (2003). The Holy Spirit and the church: Ecumenical reflections with a Pentecostal perspective. World Council of Churches Publications.

Sandur, S. (2021b). Gagasan gereja persekutuan (communio) dan karismatik Katolik. Jurnal Filsafat Dan Teologi Katolik, 5(1), 59–67. https://doi.org/10.58919/juftek.v5i1.53

Sibarani, B. P. (2025). Ekumenis Dan Dalog Antar Agama Di Indonisa: Tantangan dan Peluang di Era Postmodern. Kognisio, 1(1), 56–64. https://doi.org/10.63284/jk.v1i1.6

Second Vatican Council. (1964). Dogmatic constitution of the church (Lumen gentium). Vatican.va. https://www.vatican.va/archive/hist_councils/ii_vatican_council/documents/vat-ii_const_19641121_lumen-gentium_en.html

Sihombing, A. A. (2019). Gerakan Karismatik dalam Gereja Katolik dan Protestan: Sebuah perspektif komparatif. Penamas, 32(2), 359–372. https://doi.org/10.31330/penamas.v32i2.291

Solin, N. fronika, & Situmorang, M. (2025). Pengaruh Gerakan Oikumenis Terhadap Kesatuan Dalam Gereja Multikultural. JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT, 2(1), 10–18. https://doi.org/10.61722/jirs.v2i1.3546

Wennar, W., & Purmanasari, N. O. (2023). Liturgi Kontemporer dalam Ibadah dan Implikasinya Pada Kerohanian Jemaat di Sinode Gereja Bethel Indonesia. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 6(2), 210–232. https://doi.org/10.34081/fidei.v6i2.415

Wuthnow, R. (1998). After heaven: Spirituality in America since the 1950s. University of California Press.

Diterbitkan
2026-06-30
Bagian
Articles