KONSEP DUKACITA MENURUT INJIL MATIUS 5:4
Abstrak
Di kalangan orang percaya masa kini, masih banyak yang salah mengerti tentang dukacita yang dimaksud oleh Tuhan Yesus dalam Matius 5:4. Penelitian ini ingin mengeksplorasi makna yang sesungguhnya agar diperoleh pemahaman yang benar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode tafsir atau eksegese. Hasilnya ditemukan bahwa maksud Yesus tentang dukacita dalam Matius 5:4 adalah dukacita rohani, yaitu berduka yang disebabkan dosa, berduka pada saat melihat orang lain berbuat dosa, dan berduka pada saat orang lain di aniaya.
Referensi
Abineno, J.L.Ch. 1996. Khotbah Di Bukit. Jakata: BPK Gunung Mulia.
Amborse. n.d. “Ambrose of Milan on Matthew 5:4 - Catena Bible & Commentaries.” https://catenabible.com/com/5735de4fec4bd7c9723b95a5.
Augustine. n.d. “Augustine of Hippo on Matthew 5:4 - Catena Bible & Commentaries.”
Barclay, W. 2010. Matius: Pasal 1-10. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Bruce, F. F. 1995. Matius Dalam Tafsiran Alkitab Masa Kini. Jakarta: Gunung Mulia.
Carlton, M. E. 2002. Matius, Terjemahan Khusus Untuk Penerjemahan Dan Pendalaman Alkitab Injil. Jakarta: Kartidaya.
Chromatius of Aquileia. n.d. “Matthew 5:4.” Catena Bible & Commentaries. https://catenabible.com/com/5735de4fec4bd7c9723b95a5.
Ferguson, S. B. 1996. Khotbah Di Bukit: Cermin Kehidupan Sorgawi Di Tengah Dunia Berdosa. Surabaya: Momentum.
Ginting, Ba. 2018. “Kebahagiaan Orang Percaya: Refleksi Teologis Matius 5:-12.” ILLUMINATE: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 1 (1): 1–12. https://doi.org/10.5402/illumi.v1i1.3.
Hastuti, R. 2013. “Makna Ucapan Bahagia Dalam Injil Matius 5:1-12.” Antusias: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Jurnal Teologi Dan Pelayanan 2 (3): 7–13.
Hendi. 2018. “Pertobatan Di Dalam Philokalia: Artikel Ulasan.” Dunamis: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 3 (1): 52–73. https://doi.org/10.30648/dun.v3i1.174.
Henry, M. 2007. Injil Matius 1-14. Surabaya: Momentum.
Hoekema, A. A. 2004. Alkitab Dan Akhir Zaman. Surabaya: Momentum.
Intan, B. F. 2019. “Dukacita Rohani.” Teologia Reformed. https://teologiareformed.blogspot.com/2019/07/matius-54-3-arti-dukacita-rohani.html.
Magnis-Suseno, Fr. 2009. Menjadi Manusia Belajar Dari Aristoteles. Yogyakarta: Kanisius.
Melani. 2010. “Delapan Ucapan Bahagia.” Theologia Aletheia 21 (12): 88–97.
Patandean, Y. E. 2018. “Pengajaran Tuhan Yesus Mengenai Berbahagia Dalam Matius 5:3-12.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat 2 (2). https://doi.org/10.46445/EJTI.V2I2.103.
Santo, J. C. 2003. “Strategi Menulis Jurnal Ilmiah Teologis Hasil Eksegesis.” Jurnal: Teologi Berita Hidup 4 (2): 121–38.
Sapan, Naomi. 2020. “Ucapan Bahagia Dan Hubungannya Dengan Khotbah Di Bukit Secara Keseluruhan.” CARAKA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika 1 (1): 86–103. https://doi.org/10.46348/car.v1i1.15.
Stott, J. 1974. Khotbah Di Bukit. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF.
Verkuyl, J. 2002. Khotbah Di Bukit. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##







This work is licensed under a