KONSEP DISPLIN ROHANI DALAM PERLOMBAAN MEMPERTAHANKAN IMAN ORANG PERCAYA MENURUT IBRANI 12:1-2

  • Okta Putra Jaya Gea Sekolah Tinggi Teologi Soteria Purwokerto
Kata Kunci: Teladan, Iman, Orang Suci, Ibrani 12:1-2

Abstrak

Artikel ini merupakan penelitian tentang konsep displin rohani untuk mempertahankan iman kepada Tuhan menurut Ibrani 12:1-2. Metode yang digunakan untuk mengkaji artikel ini adalah metode pendekatan eksegesis. Iman adalah pegangan orang percaya satu-satunya yang mengarahkan diri bertumbuh dengan benar dan sempurna kepada Tuhan Yesus. Sebab Yesus adalah kapten yang akan mengontrol orang percaya dalam arti akan membantu menolong setiap mereka yang berlomba berjuang menyempurnakan iman kepada Dia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman baru bahwa dalam kehidupan sehari- hari, masyarakat percaya bahwa Yesus Kristus adalah seorang pemimpin yang akan memberikan bimbingan kepada mereka . Namun, sementara Dia akan melakukan ini, Dia tidak serta merta memberikan setiap orang yang percaya kepada - Nyapemenuhan impian mereka . Sebaliknya, Yesus Kristus akan berada di sana untuk mendorong mereka yang percaya kepada- Nya untuk bekerja mewujudkan potensi mereka. Oleh karena itu, penelitian ini akan memberikan kontribusi baru akan iman yang perlu di pertahankan.

Referensi

Brill, J. Weslley. 1995. Tafsiran Surat Ibrani. Bandung: Yayasan Kalam Hidup.

Chapman, Adina. 2017. Pengantar Perjanjian Baru. Bandung: Kalam Hidup.

Crysostom, John. 2021. “Commentaries for Hebrews 2:10.” 2021.

Gea, Yanti Imariani. 2020. “Iman Orang Percaya dalam Menghadapi Tantangan dan Pergumulan Hidup.” IMMANUEL: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1 (1): 25–32. https://doi.org/10.46305/im.v1i1.4.

Geisler, Norman L., dan Paul D. Feinberg. 2013. Filsafat dari Perspektif Kristiani. Malang: Gandum Mas.

Hagelberg, Dave. 1996. Tafsiran Ibrani. Bandung: Yayasan Kalam Hidup.

Haydock, George Leo. 2021. “Commentaries for Hebrews 2:10.” 2021.

Hendi. 2017. Inspirasi Kalbu. Yogyakarta: LeutikaPrio.

———. 2020. Terapi Jiwa Memperbaharui Nous. Yogyakarta: LeutikaPrio.

Hendi, H. 2019. Inspirasi Kalbu 3. Yogyakarta: Leutikaprio.

Hendi, H, dan Tiopan Aruan. 2020. “Konsep Manusia Baru Di Dalam Kristus Berdasarkan Surat Efesus 4:17-32.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 4 (1): 113–30. https://doi.org/10.46445/ejti.v4i1.154.

Hoekema, Anthony A. 2017. Diselamatkan oleh Anugerah. Surabaya: Momentum.

Kasdi, Natanael. 2013. Stres & Depresi, Menghasilakn Jemaat Rata-Rata. Yogyakarta: DUTA PEMULIHAN.

Kristian, Alvin Budiman. 2019. “Makna Iman dalam Perjanjian Baru.” Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, dan Pendidikan 3 (2): 27–33. https://doi.org/10.51730/ed.v3i2.14.

Stedman, Ray C. 2012. Petualangan Menjelajahi. Jakarta: Duta Harapan Dunia.

Wijaya, Hengki. 2016. “Pengenaan Manusia Baru di dalam Kristus: Natur, Proses, dan Fakta serta Implikasi Teologis dan Praktisnya.” Jurnal Jaffray 14 (1): 109–30. https://doi.org/10.25278/jj71.v14i1.194.

Wongso, Peter. 1993. Eksposisi Doktrin Jurnal Alkitab Surat Ibrani. Malang: Seminari Alkitab Asia Tenggara.

Diterbitkan
2022-12-28
Bagian
Articles