INTERPRETASI MURTAD DALAM IBRANI 6: 1-8

  • Friska Gandaria Sekolah Tinggi Teologi Injili Setia Siau
  • Yusuf L M Sekolah Tinggi Teologi Injili Setia Siau
Kata Kunci: Murtad, Ibrani 6:1-8, Interpretation

Abstrak

Konsep Murtad dalam Ibrani 6:1-8 sering menjadi perdebatan di kalangan teolog Kristen. Teks tersebut dianggap sebagai peristiwa yang sedang terjadi kepada orang Kristen sejati dan orang yang tidak sungguh-sungguh percaya Tuhan. Teks ayat 4-5 dianggap memperlihatkan kriteria orang Kristen yang bisa murtad lagi. Apakah benar demikian? Untuk memahami teks ini, penulis menganalisisnya dengan pendekatan studi eksposisi terhadap kata, frasa, dan klausa dalam teks dengan tetap memperhatikan gramatika historisnya untuk mendapatkan pengertian yang benar sesuai konteks aslinya. Berdasarkan analisis tersebut, frasakaὶ parapesόntaV pάlin (ayat 6) tidak menekankan murtad bisa terjadi terhadap orang Kristen sejati atau sungguh-sungguh percaya Tuhan, melainkan mengacu kepada orang Kristen yang tidak sungguh-sungguh percaya sehingga ketika menghadapi penganiayaan pada pada masa Kaisar Nero maka banyak orang Kristen yang meninggalkan imannya. Untuk itu, penulis surat Ibrani memberi peringatan keras akan bahaya menolak Tuhan dalam situasi tersebut. Orang yang tidak beriman sungguh-sungguh pasti akan murtad atau menolak Tuhan dan tidak mungkin dibaharui lagi.

Referensi

Barclay, William. 2011. Pemahaman Alkitab Setiap Hari Surat Ibrani. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Calvin, John. 1853. Commentary On Hebrews, Grand Rapids: MI: Christian Classics Ethereal Library.

Darmaputera, Eka. 2014. Imamat Yang Sempurna. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Drewes, B. F. dkk. 2006. Kunci Bahasa Yunani Perjanjian Baru Surat Roma-Kitab Wahyu. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Erickson, Millard J. 1999. Teologi Kristen Vol 1. Malang: Gandum Mas.

Evans, Craig A., 2000. Dictionary of New Testament Background. England: InterVarsity Press.

Henry, Metthew. 2016. Tafsiran Ibrani – Wahyu. Surabaya: Momentum.

Junimen, Jenus. 2012. Dapatkah Keselamatan Orang Percaya Hilang? Yogyakarta: ANDI.

Kawangung, Yudhi, Nelci Nafalia Ndolu, Munatar Kause, Sekolah Tinggi, Agama Kristen, Teruna Bhakti, dan Nusa Tenggara Timur. 2020. “Reinterpretasi Mazmur 23 sebagai Teks Quantum Affirmasi Healing.” Kurios 6 (2): 10–20.

Macleod, Donald. 1998. The person of Christ. InterVarsity Press.

Morris, Leon. 2006. Teologi Perjanjian Baru. Malang: Gandum Mas.

Mounce, William D. 2011. Basic Of Biblical Greek: Dasar-dasar Bahasa Yunani Biblika. Malang: Literatur SAAT.

Ndolu, N.N., dan E. Tari. 2020. “Religious Tolerance Based on Ezra 5–6.” Biblical Theology Bulletin 50 (2): 77–82. https://doi.org/10.1177/0146107920913792.

Newman, Barclay M. 2011. Kamus Yunani-Indonesis untuk Perjanjian Baru. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Palmer, Edwin H. 2013. Lima Pokok Calvinisme. Surabaya: Momentum.

Pfeiffer, Charles F., dan Everett F. Harrison, ed. 2013. Tafsiran Alkitab Masa Kini. Malang: Gandum Mas.

Porter, Stanley E. 2007. The Messiah in the Old and New Testamen. Grand Rapids: B.E. Eerdmans Publishing.

Situmorang, Jonar T. H. 2015. Soteriologi (Doktrin Keselamatan). Yogyakarta: ANDI Offset.

Sproul, R. C. 2000. Kaum Pilihan Allah. Malang: Literatur SAAT.

Stedman, Ray C. 1992. Hebrews The New Testament Commentary Series. England: InterVarsity Press.

Stibbs, A. M. 2012. Tafsiran Alkitab Masa Kini 3. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih.

Stone, Michael E. 2011. Ancient Judaism New Visions and Views. Grand Rapids: B.E. Eerdmans Publishing.

Tim Penyusun. 2012. Tafsiran Alkitab Masa Kini 3. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih.

Tubagus, Steven. 2019. “Metode-Metode Yang Kreatif Dan Efektif Untuk Pencapaian Tujuan Pendidikan Agama Kristen.” Tumou Tou , Juli, 103–16.

———. 2020. “Makna Kepemimpinan Daud dalam Perjanjian Lama.” Kinaa: Jurnal Kepemimpinan Kristen dan Pemberdayaan Jemaat 1 (1): 56–67.

Diterbitkan
2020-12-21
Bagian
Articles