NILAI EMPATI DALAM LUKAS 10:25-37 DAN SIGNIFIKANSINYA UNTUK ORANG YANG MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN MENTAL

  • Elsye Esterina Londo Sekolah Tinggi Teologi Injili Setia Siau
Kata Kunci: Kesehatan mental, empati, Perumpamaan Orang Samaria, Kasih Kristiani, ODGJ

Abstrak

Penelitian ini mengkaji peran empati dalam konteks kesehatan mental, khususnya melalui lensa Perumpamaan Orang Samaria yang Murah Hati dalam Lukas 10:25-37. Dengan meningkatnya kasus depresi dan gangguan kesehatan mental di Indonesia, termasuk di Sulawesi Utara, penelitian ini menyoroti pentingnya dukungan sosial dan kepedulian lingkungan terhadap individu dengan gangguan kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka untuk menganalisis data dari berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empati yang ditunjukkan oleh orang Samaria dalam perumpamaan tersebut merupakan contoh kasih yang nyata dan universal, yang melampaui batas-batas perbedaan sosial dan identitas. Penelitian ini menegaskan bahwa gereja memiliki tanggung jawab untuk terlibat secara praktis dalam pergumulan kesehatan mental jemaatnya, dengan menunjukkan kasih dan empati yang konkret. Hal ini sejalan dengan ajaran gereja tentang kasih yang harus diwujudnyatakan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Referensi

Bergoglio, Jorge Mario. 2021. The Gospel of Luke: A Spiritual and Pastoral Reading. Orbis Book.

Boland, B.J., dan P.S. Naipospos. 2012. Tafsiran Alkitab Injil Lukas. BPK Gunung Mulia.

Drane, John. 2006. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar Historis-Teologis. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Ekayamti, E, D L Rohmawati, dan Rini Komalawati. 2023. “Peningkatan Kesadaran Masyarakat Tentang Pentingnya Kesehatan Jiwa Serta Kepedulian Terhadap Kelompok Resiko dan Gangguan Jiwa.” Jurnal Pengabdian Kesehatan 6, no. 2: 108–18. https://doi.org/10.31596/jpk.v6i2.254.

Ellies, E. Earle. 1991. The New Century Bible Commentary: The Gospel of Luke. London: Oliphants.

Frijanto, Agung. 2022. “Depresi dan Bunuh Diri.” Kementerian Kesehatan. 2022. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1450/depresi-dan-bunuh-diri.

Green, Joel B. 1997. The Gospel of Luke: The New International Commentary on the New Testament. Cambridge: William B. Edmans Publishing Company.

Howe, David. 2012. Empathy: What It Is and Why It Matters. Bloomsbury Publishing.

Johnston, David. 2023. Empathy: Turning Compassion Into Action. Signal.

Lanzoni, Susan. 2018. Empathy: A History. Yale University Press.

Lassiter, Katherine E. 2017. Recognizing Other Subjects: Feminist Pastoral Theology and the Challenge of Identity. The Lutterworth Press.

Lee, Yasperin Witness. 2020. Pelajaran-Hayat Lukas. Yayasan Perpustakaan Injil Indonesia (Yasperin).

Mulatsih, Nanda Nur. 2013. “Peningkatan Kepedulian Sosial Melalui Bimbingan Kelompok pada Siswa Kelas IX Unggulan SMP Negeri 2 Salatiga.” Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP-UKSW.

Ni Riain, Ide M. 2001. Commentary of Saint Ambrose on the Gospel According to Saint Luke. Halcyon.

Nursyamsi, Aisyah. 2022. “Gangguan Kesehatan Mental Meningkat di Indonesia, Kemenkes Akui Jumlah Psikiater Belum Mumpuni.” Tribunnews.com. 2022. https://www.tribunnews.com/nasional/2022/10/14/gangguan-kesehatan-mental-meningkat-di-indonesia-kemenkes-akui-jumlah-psikiater-belum-mumpuni.

Shofwatinida. 2019. “Strategi Kampanye Peduli Kesehatan Mental: Studi Kasus Pada Komunitas Jemari Tangan Jakarta.” Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

Simanjuntak, Horbanus Josua. 2020. “Konsep Sesamaku Manusia dalam Lukas 10: 25-37.” Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik dan Agama 3, no. 1: 43–53. https://doi.org/10.36972/jvow.v3i1.38.

Still, Judith. 2012. Derrida and Hospitality: Theory and Practice. Edinburgh University Press.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suprabowo, Gunawan Yuli Agung. 2020. “Memaknai Hospitalitas di Era New Normal: Sebuah Tinjauan Teologis Lukas 10:25-37.” HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen 5, no. 1: 43–58. https://doi.org/10.52104/harvester.v5i1.29.

Swinton, John. 2017. Becoming Friends of Time: Disability, Timefullness, and Gentle Discipleship. Scm Press.

Umar, Rhendi. 2022. “Selang Tahun 2022, Ada 12 Kasus Bunuh Diri Terjadi di Sulawesi Utara.” Manado.Tribunnews.com. 2022. https://manado.tribunnews.com/2022/10/31/selang-tahun-2022-ada-12-kasus-bunuh-diri-terjadi-di-sulawesi-utara-berikut-selengkapnya.

Wati, Megawati. 2022. “Gambaran Pendapat Keluarga ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) Tentang Penyebab Terjadinya Gangguan Jiwa dan Pengobatannya Pada Masyarakat Melayu Di Kabupaten Kepulauan Meranti.” Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal) 7, no. 1: 67–73. https://doi.org/10.51933/health.v7i1.782.

Zed, Mestika. 2008. Metodologi Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor.

Diterbitkan
2023-12-27
Bagian
Articles