MENINJAU ULANG KEJADIAN 22:1-19: BENARKAH ALLAH MENGIZINKAN KEKERASAN PADA ANAK?
Abstrak
Gambaran yang berbeda antara Allah dalam Perjanjian Lama dengan Perjanjian Baru telah lama diteliti. Kondisi ini mengakibatkan penekanan perbedaan, bahwa Allah Perjanjian Lama menyenangi kejahatan, genosida, pembunuhan, dan lain sebagainya, sedangkan Allah dalam Perjanjian Baru (yang dalam rupa Yesus) adalah Allah yang maha pengasih dan pengampun. Artikel ini hadir bertujuan untuk menunjukkan bahwa pada dasarnya Allah tidak mengizinkan kekerasan terhadap [ciptaan], dalam hal ini pada anak, meskipun banyak sekali teks-teks dalam Perjanjian Lama (salah satunya pengurbanan Ishak) yang berkonotasi demikian. Temuan artikel ini juga beragam, mulai dari temuan bahwa adanya kemungkinan kisah pengurbanan Ishak tidak terjadi secara historis hingga pada kepercayaan Abraham bahwa Ishak akan tetap menjadi anak yang dijanjikan Allah kepadanya, sehingga ia tidak ragu untuk mengurbankan Ishak. Beberapa temuan [lanjutan] juga dihadirkan dalam artikel ini, seperti temuan adanya tendensi Allah menghindar dari Abraham dan Ishak ketika menyerahkan korban sembelihan, adanya kemungkinan bahwa Allah salah menggunakan otoritasnya, hingga terbukanya pembahasan selanjutnya tentang bagaimana hubungan Abraham dan Ishak setelah mereka pulang. Seluruh hal ini dihadirkan untuk menunjukkan bahwa pembacaan atas satu teks saja, lalu menyimpulkan bahwa Allah adalah Allah yang jahat, merupakan pendekatan pembacaan yang keliru. Melalui artikel ini, akan dibangun sebuah konstruksi berpikir bahwa Allah memiliki makna di balik setiap tindakan dan perintah-ecara khusus kepada anak.
Referensi
Arnold, Bill T. 2009. Genesis. New Cambridge Bible Commentary. Cambridge: Cambridge University Press.
Copan, Paul. 2011. Is God a Moral Monster? Making Sense of the Old Testament God. Grand Rapids: Baker Publishing.
Ehrman, Bart D. 2008. God’s Problem: How the Bible Fails to Answer Our Most Important Question-Why We Suffer. San Francisco: HarperOne.
Evans, Craig A., Joel N. Lohr, and David L. Petersen, eds. 2012. The Book of Genesis: Composition, Reception, and Interpretation. Leiden: Brill.
Fangidae, Tony Wiyaret. 2022. “Gambar Allah Yang Problematis: Meninjau Ulang Gambar Allah Pada Kitab Suci Ibrani.” BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual 5, no. 1 (June): 172–96. https://doi.org/10.34307/b.v5i1.308.
Goodman, James. 2013. But Where Is the Lamb? Imagining the Story of Abraham and Isaac. New York: Schocken Books.
Graves, Robert, and Raphael Patai. 2005. Hebrew Myths: The Book of Genesis. Manchester: Carcanet Press Limited.
Hamilton, Victor P. 1995. The Book of Genesis, Chapter 18-50. Grand Rapids: William B. Eerdmans Publishing.
Henry, Matthew. 2014. Kitab Kejadian. Surabaya: Momentum.
Kessler, Edward. 2005. Bound by the Bible: Jews, Christians and the Sacrifice of Isaac. Cambridge: Cambridge University Press.
Lempp, Walter. 1989. Tafsiran Alkitab: Kejadian 12:4-25:18. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Middleton, J. Richard. 2021. Abraham’s Silence: The Binding of Isaac, the Suffering of Job, and How to Talk Back to God. Grand Rapids: Baker Academic.
Moberly, R. W. L. 2009. The Theology of the Book of Genesis. Cambridge: Cambridge University Press.
Seibert, Eric A. 2016. “Recent Research on Divine Violence in the Old Testament (with Spesial Attention to Christian Theological Perspective).” Current in Biblical Research, no. 1: 8–40.
Sheridan, Mark, ed. 2002. Genesis 12-50 (Ancient Christian Commentary on Scripture). Downers Grove: InterVarsity Press.
Shorrock, Robert. 2013. The Myth of Paganism: Nonnus, Dionysus and the World of Late Antiquity. London: Bloomsbury.
Spiegel, Shalom. 2012. The Last Trial on the Legends and Lore of the Command to Abraham to Offer Isaac as a Sacrifice: The Akedah. Vermont: Jewish Lights Publishing.
Stern, Stephen J. 2012. The Unbinding of Isaac: A Phenomenological Midrash of Genesis 22. New York: Peter Lang Publishing.
Viviano, Pauline A. 2002. “Kejadian.” In Tafsir Alkitab Perjanjian Lama. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.
Westermann, Claus. 2004. Genesis. London: T & T Clark International.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##







This work is licensed under a